
Bukan “generasi gadget”dan tak hanya ”duduk manis” di bangku kuliah, mahasiswa Politeknik Negeri Bali juga harus bergerak untuk meningkatkan kapasitas diri agar bermanfaat bagi sesama. Terkait dengan itu, beberapa waktu lalu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dari enam (6) Jurusan yang ada di PNB, berkolaborasi dengan Unit P3M PNB mengadakan acara bertajuk ”Implementasi Green Tourism dalam Mewujudkan Desa Wisata Guwang yang Mandiri.” Yang dikemas dalam bentuk Bina Desa KKN PPM 2022. Pembukaan (Opening Ceremony) kegiatan ini diadakan di Wantilan Mandala Budaya Pura Dalem Desa Guwang, Sukawati Kabupaten Gianyar, Kamis 30 Juni 2022 di buka oleh Direktur PNB yang diwakili Wadir I Bidang Akademik A.A.Ngurah Bagus Mulawarman, ST.,MT.
Dalam sambutannya Wadir I mengatakan bahwa PNB sebagai Perguruan Tinggi Vokasi yang mengedepankan Pratik (70%) dari pada kuliah (30%), program KKN Bina Desa ini sebagai bentuk kontribusi Politeknik Negeri Bali terhadap pembangunan nasional melalui pembinaan kepada masyarakat pedesaan. Ia mengatakan, mahasiswa PNB akan hidup berdampingan dan bersama dengan masyarakat pedesaan. KKN Bina Desa itu sebagai bentuk pembelajaran di luar kampus. Makanya disebutnya kuliah, tapi kuliahnya dengan cara mahasiswa melakukan kegiatan secara total di masyarakat dalam kurun waktu tertentu. “Tujuannya agar mahasiswa memiliki pengalaman untuk berinteraksi secara langsung bersama masyarakat, mengidentifikasi, dan menangani masalah-masalah sesuai bidang masing-masing dalam arti luas serta masalah pemberdayaan masyarakat di dalam pembangunan,” ujarnya.
Ditemui disela-sela kegiatan sie humas kegiatan ini sdr Alvi, Sanis, Mertha dari Jurusan Pariwisata mengatakan rencana kegiatan KKN Bina Desa dilaksanakan dari awal Juli sampai akhir Juli 2022. KKN Bina Desa merupakan salah satu program kerja HMJ KBM PNB bekerjasama dengan Unit P3M PNB untuk membangun desa menuju desa mandiri. Melalui program iini, diharapkan mahasiswa dapat membantu warga desa untuk mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada. Pelaksanaan Bina Desa akan laksanakan setiap Sabtu dan Minggu atau hari libur kuliah, supaya tidak mengganggu waktu kuliah. Kegiatan ini melibatkan 180 mahasiswa dari semua HMJ KBM PNB.
Putu Adi Suprapto, SH., LL.M. selaku ketua kegiatan mengatakan, kegiatan seperti KKN Bina Desa menunjukkan bahwa mahasiswa PNB juga bisa kreatif dan inovatif. Menurut dia, proses pembelajaran ini dilakukan dengan cara memberikan pengalaman belajar untuk hidup di tengah masyarakat bahwa realitas di dalam kampus berbeda dengan realitas di luar kampus. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa masyarakat pedesaan juga banyak yang pintar dan memiliki pengalaman yang belum tentu dimiliki oleh mahasiswa.
Kegiatan ini mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat desa, diharapkan KKN bina desa dapat terus berjalan, manfaat kegiatan bina desa tidak hanya dirasakan warga desa setempat. Para mahasiswa pun mendapat kesempatan untuk mengaplikasikan langsung pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari kampus. – dari berbagai sumber (ins)


