Sebagai tindak lanjut dalam pengembangan tingkah laku dalam mewujudkan Green Ethics maka di lakukan Focus Group Discussion untuk lebih peduli terhadap lingkungan, sesama mahluk hidup dan tuhan yang maha kuasa, dalam diskusi ini memfokuskan tentang hubungan antara mahluk hidup dan alam, karena kurangnya kesadalam antar ciptaan tuhan.

Selasa 26 Maret 2022. Bertempat di gedung Widya Guna kampus setempat, FGD ini juga dihadiri oleh Bapak Harrison Tompodung (Director Training & Quality Management, The Apurva Kempinski Bali ) sebagai Reviewer 1, Bapak I Dewa Gede Putrayadnya (Manager,General Affairs & Associates Relation – Complex, The St. Regis Bali Resort – Marriott) sebagai Reviewer 2, Bapak Dr. Ir. I Wayan Jondra,M.Si Sebagai narasumber serta di dampingi oleh Bapak Direktur, Wakil Direktur I, II, III, Ibu Bapak Kajur Serta Sektretaris kajur, Ketua Prodi di lingkungan PNB, Ka. Pusat Lingkungan PNB,Ka. Unit di lingkungan PNB, dan Tim Green Ethics PNB.

Direktur Politeknik Negeri Bali (PNB) I Nyoman Abdi, SE., M.eCom.,menyampaikan “bahwa industri membutuhkan Sumbur Daya Manusia (SDM) yang berkarakter yang profesional, maka dari itu kita siapkan dari sekarang sehingga mahasiswa kita memiliki etika yang green ethics mahasiswa yang disiplin, ramah tamah, jujur yg etos kerjanya bagus, kita tidak terlalu membutuhkan mahasiswa yang pnter tetapi etikanya tidak green jadi kita butuh mahasiwa yang memiliki karakter green yang tinggi sehingga kita mudah menghantarkan mereka ke industri”.

Dalam hal itulah sekarang kita mendesain pedoman berupa SOP, kita sangat bersyukur sekali karena St. Regis dan Apurva Kempinski Bali dapat hadir memberikan dukungan sehingga nanti mahasiswa kita memiliki ke unggulan keunggulan, jadi kita memberikan pelayanan kepada insdustri supaya mahasiswa kita dapat menuju gerbang sukses di industri, menanamkamn perilaku yang baik perlu pembiasaan dan perlu pembinaan, agar mahasiswa kita dapat terbiasa dan melekat pada dirinya, kalau mau sukses ini modalnya, tak perlu di tawar tawar lagi, tidak boleh curang, tidak boleh membodohi, tidak boleh berbohong, harus disiplin dan harus memiliki komunikasi yang bagus“ ujarnya.

Bapak I Dewa Gede Putrayadnya (Manager,General Affairs & Associates Relation – Complex, The St. Regis Bali Resort – Marriott) mengatakan “dasar – dasar yang diterapkan di PNB ini adalah dasar – dasar diperlukan di industri dan lainnya, karena PNB ini sebagai pencipta SDM dan isudtri sebagi pengguna sdm jadi kami akan di mudahkan nantinya, mudah – mudahan ini dapat berjalan dengan baik di realisasikan dengan baik, dan akan bermanfaat kepada industri itu sendiri, saya melihat disini akan menjadi suatu hal yang positif nantinya dapat bahu membahuuntuk menerapkan green etihcs ini yang merupakan fungsi dari pada pelaksanaan green torism ini yang berasaskan TRI HITA KARANA”.

Bapak Harrison Tompodung (Director Training & Quality Management, The Apurva Kempinski Bali mengatakan “ inisiatif yang dilakukan sudah sangat baik untuk pak direktur dan jajaran untuk terus berinovasi dalam green ethics ini karena itu adala modal dasar mahasiswa terjun ke industri dan saya rasa itu sudah tidak dapat di ganggu gugat lagi itu sudah sangat kuat sekali. Saya harap pempinan , dosen , pegawai dan mahasiswa dapat mengikuti green ethic ini, kita sudah melakukan ini lebih dulu dan lulusan graduration dari sini tinggal kita adopsi saja dan tidak perlu trening mereka dengan susah payah , semua memang butuh waktu 1 -2 tahun dan setelah itu akan terbang pesat dan saya dukung” ujarnya.

ARTIKEL TERKAIT

Leave A Comment